Untuk mendapatkan tubuh yang bugar, selain menjaga pola makan yang sehat dan olahraga serta istirahat yang cukup, masih dibutuhkan lagi beberapa aktivitas yang bisa membuat kita merasa nyaman. Banyak pilihan kegiatan yang ditawarkan dan bisa kita jalani, tinggal menyesuaikan dengan keinginan dan kebiasaan masing-masing. Beragam pilihan itu diantaranya dengan mengunjungi tempat rekreasi, pijat tubuh dan lain sebagainya.
Saya termasuk orang yang suka menikmati relaksasi dengan cara dipijat. Berbagai jenis teknik pemijatan yang pernah saya coba diantaranya adalah pijat tradisional, refleksi, totok, Shiat su, pijat batu giok dan sebagainya. Pijat tradisional itu sendiri ada banyak jenis teknik dan ilmunya mulai dari yang pijat penghilang rasa capek, pusing, masuk angin sampai penyembuhan akibat salah urat.
Pada saat saya silaturahmi dalam rangka lebaran ke rumah kakak, saya mendapat informasi bahwa ada terapi listrik yang bisa digunakan untuk memberikan rasa nyaman dan mengurangi bahkan bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit yang ada di tubuh kita. Dengan penuh antusias sang kakak memberikan informasi tentang model terapi tersebut. Setelah mendengar informasi dan pengalaman kakak saya serta merasa ada sesuatu yang baru, saya jadi tertarik untuk mencobanya.
Singkat cerita datanglah seorang bapak yang diantar oleh keponakan ke rumah untuk melakukan terapi. Ketika sang bapak sudah diduduk, mataku terus memperhatikan gerak-geriknya. Hal ini saya lakukan karena didorong oleh rasa penasaran untuk mengetahui peralatan apa yang akan dipakainya. Perlahan sang bapak mengeluarkan peralatan yang dia bawa di saku jacket yang dipakainya sambil bertanya dimana stop kontaknya... wadouw bener-bener disetrum ini...
Setelah saya perhatikan ternyata peralatan yang dia pakai adalah seutah kabel yang panjangnya kira-kira 3 meter. Di Salah satu ujung kabel terlihat ada stacker yang siap untuk dicolokkan ke stop kontak dan diujung lainnya terdapat dua lempeng logam, yang kalau dilihat dari warna dan beratnya dapat dipastikan kalau terbuat dari tembaga. Lempengan itu berbentuk bulat setebal 2 mm. Sesuai permintaan sang bapak kabel sudah terhubung dengan listrik 220 Volt. Sang bapak meletakkan ke dua lempengan itu di lantai dengan jarak sekitar 40 cm. Lempeng yang satu dekat ke kaki sang bapak dan lempeng lainnya lebih dekat ke kaki saya.
Dalam pikiran saya saat itu adalah kedua lempeng ini sudah teraliri listrik dan kalau kita sentuh pasti kita akan terkena aliran listrik. Ditengah rasa penasaran itu sang bapak mengagetkanku dengan menyuruh saya untuk menginjak lempeng yang dekat dengan kaki saya dan sang bapak sudah lebih dulu menginjak lempeng yang ada di dekat kakinya. Dengan penuh keraguan saya tanyakan apakah ini tidak membahayakan...? Dengan bantuan keponakanku yang sudah pernah menjalani terapi ini, saya bisa meyakini bahwa hal ini tidak berbahaya. Dan benar saja... ketika lempengan itu saya injak dengan tumitku, ternyata saya tidak merasakan sedang terkena aliran listrik.
Setelah kami sama-sama menginjak lempengan itu... sang bapak mulai menjabat tangan saya... dia bertanya apakah saya ada penyakit jantung atau tekanan darah...?. Saya langsung memberikan jawaban bahwa saya tidak mempunyai penyakit jantung atau masalah dengan dengan tekanan darah. Selanjutnya sang bapak memberikan sentuhan disekitar telapak tangan saya dan saya bisa merasakan bahwa mulai dari telapak tangan sampai siku saya sedang dialiri listrik. Sang bapak dengan mahir mulai memainkan kekuatan listrik yang ada... kadang dikecilkan kadang dibesarkan. Yang membuat saya heran kenapa listrik bisa bapak kendalikan termasuk besar kecilnya aliran yang saya rasakan. Padahal tidak ada perangkat elektronik lainnya yang dia pergunakan...
Ditengah kebingungan saya tiba-tiba sang bapak memperbesar aliran listrik di tanganku yang membuatku kaget hingga harus berteriak dan berusaha melepaskan tanganku dari tangan sang bapak serta mengangkat tumitku untuk memutuskan hubungan listrik yang mengaliri tanganku. Dengan sabar sang bapak menyentuhku kembali untuk meneruskan terapi ini. Setelah satu titik simpul syaraf dirasa cukup, sang bapak mengalihkan sentuhannya di titik simpul lainnya. Dan setiap saya merasakan aliran yang sangat besar, saya selalu berusaha melepaskan diri dengan melepaskan lempengan logam itu sambil berteriak. Kejadian ini terus berlangsung sampai semua titik simpul syaraf yang dikehendaki selesai diterapi. Pada saat terapi ini berlangsung saya berusaha terus mengajak sang bapak untuk ngobrol guna menggali informasi yang berkaitan dengan terapi ini...
Dari obrolan itu saya dapat informasi bahwa terapi ini juga dipergunakan untuk para pemain sepakbola anggota Indonesia Super League di kotaku. Terapi dipergunakan untuk menyembuhkan cedera akibat salah urat dan seleksi pemain. Seleksi pemain menjadi sangat penting karena seorang pemain yang terbiasa dopping pasti ketahuan dengan metode terapi ini.
Dari obrolan itu saya juga tahu kalau terapi ini bisa untuk mengobati berbagai macam penyakit yang berhubungan dengan otot, syaraf dan organ dalam, terutama untuk orang-orang yang mengalami sakit akibat terkena serangan stroke. Sejauh ini saya belum tahu tentang kebenaran informasi ini karena saya baru pertama kali mencoba dan belum pernah mendengar testimoni dari yang sudah menjalani terapi ini.
Pada saat titik simpul saraf kita disentuh terasa sekali ada aliran listrik yang melewati tubuh kita dan sang bapak tetap memainkan besar kecil besaran aliran listrik. Titik-titik simpul syaraf yang disentuh sang bapak adalah telapak dan jari-jari tangan, beberapa titik di siku tangan, Telapak dan ujung jari-jari kaki, tulang kering, lutut pundak, leher, sekitar mata dan di belakang telinga. Dan setiap sentuhan sang bapak selalu disertai dengan rrerreeeerrrrrdddd.....
Teknik terapi ini ternyata dilakukan dengan memanfaatkan tenaga dalam yang telah dilatih oleh sang bapak. Walaupun saya baru mengetahui teknik terapi ini, namun sang bapak memberikan penjelasan bahwa dia bukan satu-satunya orang yang melakukannya. Memang ada beberapa orang tapi jumlahnya masih sangat terbatas.
Walaupun saya belum tahu khasiat terapi ini terhadap berbagai macam penyakit, namun saya bisa merasakan kondisi nyaman yang luar biasa saat terkena dan setelah aliran listrik itu.
Berani mencoba...?
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar