Sebentar lagi rakyat Indonesia akan memperingati hari yang sangat bersejarah yaitu hari kemerdekaan bagi bangsa Indonesia. Seperti biasa dalam rangka memperingati hari yang sangat bersejarah itu, masyarakat hampir di setiap tempat menyambutnya dengan penuh suka cita. Berbagai kegiatan dan lomba diadakan untuk menambah ramainya suasana peringatan ini. Barangkali untuk tahun 2009 agak terlalu dini bagi kita memberikan ucapan selamat terhadap peringatan kemerdekaan bangsa ini, tetapi kalau kita lihat Kantor Pelayanan Pajak Pratama Gresik Utara dan Selatan pun saat ini sudah mulai menggelar pertandingan dan lomba, rasanya tidak berlebihan kalau kita sudah mulai memberikan ucapan tersebut. Adapun pertandingan dan lomba yang diadakan pada tahun ini adalah : Pertandingan bulutangkis, futsal, bola voli, tenis meja, gaple, lomba menghias nasi kuning, lomba menangkap belut, lomba lempar telur, lomba memasukkan pensil dalam botol serta jalan santai.
Kemerdekaan ini memang patut disyukuri dan dirayakan, karena untuk bisa memerdekakan diri perlu perjuangan yang tidak ringan dan membutuhkan waktu yang sangat lama. Seperti yang dialami bangsa Indonesia ketika harus berjuang melawan para penjajah dalam upaya memerdekakan diri. Sudah jutaan jiwa melayang, butuh waktu ratusan tahun dan sudah tidak terhitung biaya dan harta yang menjadi tumbal kemerdekaan ini.
Kita sebagai generasi penerus harusnya mengisi kemerdekaan ini dengan perbuatan dan perilaku yang baik, agar para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan ini bisa tersenyum di surga kala melihat bangsa ini bisa berjaya.
Pada jaman penjajahan dulu para pahlawan berjuang untuk memerdekakan diri dari jeratan, tindasan, kungkungan maupun jajahan bangsa asing yang secara fisik tampak berbeda dengan bangsa kita. Pada saat ini kita perlu berjuang untuk memerdekakan diri dari berbagai hal yang masih menghambat langkah kita. Diantaranya adalah kemerdekaan dari ketergantungan atas bangsa lain secara ekonomi maupun budaya. Kita harus bisa memerdekakan diri kita dari penindasan yang dilakukan secara sistematis, sebuah penindasan yang selalu mengatasnamakan rakyat demi kepentingan dirinya dan kelompoknya. Tak jarang akibat yang terjadi adalah keadaan yang sebaliknya. Rakyat kecil yang selalu dipakai propaganda dalam memuluskan tujuannya akan terus mengalami kesulitan dan menemui banyak hambatan dalam meniti jati dirinya, karena terus dan harus terhimpit oleh keadaan yang dia sendiri tidak tahu siapa dan kapan dimulainya. Haruskah karakter bangsa hilang oleh kepentingan orang atau golongan yang selalu mengatasnamakan rakyat ini.
Semoga dengan peringatan kemerdekaan ini menjadi momentum untuk saling introspeksi diri, semakin membuka mata hati kita, mata hati para penguasa dan pengusaha untuk mau memikirkan rakyat guna menemukan jati dirinya. Jati diri sebagai bangsa yang besar, bangsa yang sedang berjuang untuk mencapai masyarakat adil dan makmur.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar