Hari ini tanggal 1 Juli 2009 dengan mengambil tempat di Desa Manyar Sidorukun Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik, Kantor Pelayanan Pajak Pratama Gresik Utara dan Selatan mengadakan Bhakti Sosial kepada masyarakat desa tersebut dan sekitarnya. Bentuk dari kegiatan ini adalah khitanan massal yang diikuti oleh 18 anak. Disamping itu, bhakti sosial ini juga memberikan layanan periksa dan pengobatan gratis yang diikuti oleh 140 orang serta pemberian santunan kepada sejumlah anak yatim. Waktu kegiatan ini sengaja dipilih pada saat liburan sekolah, mengingat proses penyembuhan khitan membutuhkan waktu yang cukup lama. Dengan demikian diharapkan kegiatan ini tidak akan mengganggu aktivitas belajar mereka di sekolah.
Wajah ceria bisa kita lihat dari anak-anak baik yang mengikuti khitanan massal maupun yang akan menerima santunan. Anak-anak yang akan mengikuti khitanan sudah siap dengan kain sarungnya serta membawa petat (Sebuah alat yang berfungsi menahan agar kain sarungnya tidak menyentuh alat kelamin yang baru saja dikhitan). Tawa canda mereka terus berderai seiring dengan alunan musik gambus yang diperdengarkan untuk menemani peserta menunggu acara dimulai.
Untuk peserta periksa dan pengobatan gratis hampir seluruhnya adalah kaum usia lanjut. Mereka sudah siap dan terlihat tidak sabar untuk segera mendapat pemeriksaan dan pengobatan secara cuma-cuma ini. Sambil menunggu acara dimulai, saya sempat berbincang dengan seorang nenek yang duduk dibelakang saya. Nenek ini sepertinya akan mengikuti kegiatan periksa dan pengobatan gratis. Pada awalnya Nenek ini tidak berkata sepatah katapun alias diam. Tetapi begitu saya mulai menyapa dan menanyakan keluhan sakitnya, beliau langsung dengan spontan mengatakan bahwa ada rasa nyeri dan ngilu dibagian dadanya. Beliau sendiri tidak tahu apa yang dideritanya, karena beliau sendiri tidak pernah melakukan pemeriksaan atas keluhannya itu.
Selesai memberikan penjelasan atas rasa sakit yang dideritanya, beliau dengan sendirinya bercerita kalau saat ini sudah hidup sebatang kara, suami dan 2 orang anaknya telah meninggal. Beliau hanya hidup dari bantuan para tetangganya. Ketika saya pegang tangan Nenek ini sambil menyelipkan sesuatu, langsung terpancar kebahagian diwajahnya yang sudah keriput itu. Selain ucapan terima kasih beliau juga memberikan doa-doa kebaikan.
Dana untuk kegiatan ini berasal dari donasi seluruh pegawai Kantor Pelayanan Pajak Pratama Gresik Utara dan Selatan. Mudah-mudahan dapat sedikit meringankan beban keluarga kita disana. Amin.
Cerita ini sama sekali tidak bermaksud untuk memamerkan niat baik dari para pegawai di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Gresik Utara dan Selatan, namun lebih ditujukan untuk memberikan inspirasi kepada para teman dan sahabat untuk berbuat hal yang serupa demi meringankan beban keluarga kita yang masih kekurangan.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Life will be more meaningful when we can share our blessings, time, & energy to help those in need
BalasHapus