Selasa, 19 Mei 2009

Mahalnya Sebuah Pengakuan


Masa lalu adalah sesuatu yang sangat indah untuk dikenang. Berbagai masalah, cerita, perasaan suka, sedih, senang dan berbagai emosi tergabung dalam sebuah romantika yang merupakan bumbu dalam kehidupan. Sungguh bersyukur kalau kita bisa menikmati semua anugerah yang telah Tuhan berikan kepada hidup dan kehidupan ini...., terutama bagi mereka yang telah memperoleh berkah dalam kehidupannya. Barangkali tidak semua orang mengetahui apa yang terjadi pada diri kita dalam masa lalu. Terlebih bila kita tidak pernah bersama atau telah terpisahkan dalam jarak dan waktu yang panjang.
Oleh karena itu perlu kita saling berbagi pengalaman, agar teman dan sahabat bisa mengetahui siapa diri kita dan apa saja yang telah kita lakukan pada masa lalu... Itulah pengalaman, yang kata orang bijak sering disebut sebagai guru terbaik yang pernah ada di muka bumi ini.
Sungguh saya akan mengacungi dua jempol dari kedua tangan ini, terhadap orang-orang yang mau dan mampu mengungkapkan masa lalunya.. Apalagi kalau ungkapan masa lalu ini didasarkan pada kejujuran dan dengan bahasa yang sangat mudah dicerna... Karena dari sanalah kita dapat berguru untuk kehidupan pada masa mendatang.
Tidak sedikit orang harus berbohong terhadap masa lalunya, demi sebuah kepentingan. Orang-orang seperti ini akan terus berbohong baik pada dirinya sendiri maupun orang lain... Kembali menyitir kata-kata dari orang bijak.. bahwa untuk menutupi suatu kebohongan seseorang harus melakukan kebohongan lagi. apabila ini yang terjadi secara terus menerus... maka tidak akan pernah ada kejujuran dalam kehidupan yang hanya bersifat sementara ini.
Tobat dan mau mengakui kesalahan adalah suatu cerminan dari sikap kedewasaan kita dalam mengarungi kehidupan ini...
So jangan takut kawan.. kejujuran adalah mata uang yang berlaku di segala tempat.

5 komentar:

  1. Two Thumps Up...
    jujur ... hal yang sudah mulai langka..
    moga memicu yang lain untuk ikut jujur...
    dalam segala hal...

    BalasHapus
  2. kalo ada lagu ini :
    **tiada tempat bagimu orang jujur yang ada bagimu yang mujur......
    berlaku nggak ???

    BalasHapus
  3. Gw jg bukan orang yang jujur-jujur amat.., cuma selalu memberi tempat terhadap orang-orang yang jujur..

    BalasHapus
  4. Bagaimana kalau kita terpaksa berbohong demi menutupi kebohongan orang lain ? Karena kalau kita jujur akan menyakiti hati orang2 di sekeliling kita

    BalasHapus
  5. Alangkah eloknya dunia ini bila tanpa ada kebohongan di atasnya...

    BalasHapus