Jumat, 17 Juli 2009

Kecewanya Anakku



Ketika tersiar kabar bahwa kesebelasan kesayangan anakku akan bermain melawan Indonesia All Star, sebuah harapan ingin menonton secara langsung pertandingan persahabatan tersebut langsung tersirat dengan jelas di wajah anakku. Kesebelasan atau tim sepakbola yang akan datang tersebut bernama Manchester United, sebuah klub sepakbola papan atas dengan reputasi dunia. karena Klub ini adalah salah satu tim favorit anakku, tak heran jika bukan hanya nama pemainnya yang dia hafal betul di luar kepala, namun lebih dari itu tinggi badan dan umur para pemainnya pun dia hafal. Pernak pernik atau merchandise dari klub ini pun menjadi koleksinya.

Dengan pertimbangan bahwa tidak setiap tahun (Seumur-umur memang baru kali ini aku mendengar ada rencana Klub ini akan bermain di Indonesia) dan pertandingan akan dilaksanakan di Indonesia (kita tidak perlu bermahal-mahal ria harus terbang ke Inggris atau eropa sana) serta melihat kecintaan anakku terhadap klub ini, aku memutuskan untuk menyetujui permintaan anakku untuk dapat menonton pertandingan secara langsung. Seperti kita ketahui rencananya klub ini akan bermain di Gelora Bung Karno pada tanggal 20 Juli 2009..

Melihat banyaknya penggemar klub ini di Indonesia dari awal aku memprediksi akan banyak sekali yang berminat untuk menonton pertandingan secara langsung. Oleh karena itu jauh-jauh hari aku sudah mencari informasi untuk mendapatkan tiket pertandingan tersebut. Hari berganti hari, minggu berganti minggu, aku belum juga mendapatkan titik terang akan keberadaan tiket tersebut. Namun dengan berbagai usaha akhirnya saya dan anakku berhasil mendapatkan tiket itu... eh enggak ding baru voucher aja. Rencananya yang sudah disusun travel tempat aku mendapatkan tiket sudah ada di tanganku.

Jadwal itu dimulai dengan keberangkatan pada hari Sabtu dari Malang dan kita akan menginap di Surabaya karena pesawat yang akan mengangkut kami akan diberangkatkan pada hari Minggu jam 07.10 WIB. Sesampai di Jakarta kita akan menginap di Twin Plaza Hotel dan malam harinya kita akan diajak untuk menonton latihan yang digelar oleh Manchester United dan pada hari Senin malam kita baru akan menyaksikan pertandingan yang sebenarmya. Sebuah rencana yang menurutku sudah disusun sedemikian rapih.

Hari demi hari setiap ketemu anakku pembicaraan kami selalu mengarah ke pertandingan tersebut, walaupun dalam hari-hari belakangan anakku agak turun semangatnya karena salah satu pemain kesayangannya harus pindah ke klub lain.

pagi hari ini Jumat tanggal 17 Juli 2009 jam 08.10 bertempat di kamar 311 Hotel Tretes Raya (Ada kegiatan kantor yang mengambil tempat disana) aku melihat televisi dan ternyata di stasiun itu sedang disiarkan bahwa telah terjadi ledakan bom di hotel JW Marriot dan Ritz Carlton Jakarta. Wow. ingatan ini langsung tertuju pada pertandingan sepakbola ini, karena sebelumnya kami sudah mendapatkan informasi bahwa di Hotel Ritz Carlton inilah punggawa-punggawa Manchester United ini bakal menginap. Begitu mendengar berita ini, bersama teman-teman aku sudah memprediksi bahwa pasti akan ada pembatalan kedatangan klub dari negeri Inggris ini.

Perkembangan demi perkembangan akan berita ledakan bom ini aku ikuti melalui siaran televisi. Dan benar saja mendekati pukul 14.00 siang aku melihat berita bahwasanya kedatangan Klub Manchester United ke Indonesia secara resmi dibatalkan. Aku tidak membayangkan dan membahas berapa kerugian yang ditimbulkan akibat ledakan bom dan pembatalan pertandingan tersebut, namun aku lebih memikirkan bagaimana kecewanya anakku.

Benar saja setelah aku beritahukan kabar pembatalan ini anakku tampak kecewa sekali. Hal ini tidak hanya tampak dari ucapannya saja, melainkan aku juga bisa melihat kekecewaan itu dari raut wajah dan ekspresi yang dia perlihatkan melalui bahasa tubuhnya. Mudah-mudah pada masa mendatang anakku bisa menyaksikan langsung pertandingan yang dimainkan oleh klub kesayangannya ini.

Bagi para teroris yang sempat baca blok ini, buka mata hati kalian, lihat anakku telah menjadi korban kekejianmu. Walaupun menjadi korban tidak langsung tetapi kalian telah menciptakan kekecewaan pada anakku. Inikah yang memang harus kalian perjuangkan....?

1 komentar:

  1. wah aq ga sekecewa itu yoo!!
    yg penting kand masih ke jakarta!!

    BalasHapus